Bab 6
Sam? Suara seseorang terdengar. Barangkali hanya bayangannya saja. Sam menoleh. Ak, dalam tubuh aslinya, melayang di sana. Lensa birunya berkilau, balas menatapnya. Kelegaan yang tak pernah dia rasakan mengaliri dirinya saat dia memaksa kakinya untuk berdiri. “Ak.” Sam menarik nafas panjang, sebelum melanjutkan ucapannya. “Bagaimana dua robot itu?” Hancur. Ak menjawab, tubuhnya melayang-layang sementara dia memindai Sam dari segala penjuru. Begitu kau pergi, aku mengaktifkan ledakan bunuh diri di robotku, menghancurkan kami semua dalam proses. Seharusnya mereka tak mengganggu kita lagi. “Baguslah.” Sam terdiam. “Jadi apa yang kita lakukan di sini? Apa yang terjad-?” Masuk ke dalam. Ak berkata, tangan mekaniknya meraih pegangan pintu. Dengan bunyi klik pelan, pintunya membentang terbuka. Sam melangkah mengikuti Ak dari belakang, memasuki ruang kerja ayahnya. Ruanga...