Postingan

Sinopsis

Sam dan keluarganya pergi ke kota Ir'Au: sebuah kota megah jauh di kedalaman laut. Kota itu maju dan canggih, digembar-gemborkan sebagai kota penyelamat manusia kelak. Tapi dibalik seluruh gambar cemerlang itu, Sam dan teman robotnya Ak menemukan rahasia-rahasia mengerikan yang tersembunyi. Semuanya datang susul-menyusul hingga ayah Sam hilang!  Dapatkah Sam menemukan ayahnya ? Siapa itu Sosok Berjubah yang terus menghantui pikirannya? Dan, apa saja rahasia-rahasia terdalam yang Sam temukan ?

Bab 7

 Ak yang berbicara untuk pertama kali.  Sam, udara bergetar saat Ak memutuskan untuk memecah keheningan. Dia berbicara pelan-pelan, seperti takut-takut Sam akan mendapat serangan panik jika dia melanjutkan terlalu cepat, apa yang dia bicarakan?    Sam tak menjawab. Mukanya tak terlihat, tertutup helm; tapi Ak bisa melihat tangannya mengepal. Dengan langkah-langkah lambat, Sam berjalan menuju kursi terdekat dan menghempaskan diri ke sana. Di sana, Sam terdiam lama, sebelum akhirnya memecah keheningan.   “Jadi, dimana ayah sekarang?”   Lensa Ak berganti fokus. Negatif, aku tak tahu. Tak ada dokumentasi lain yang berfungsi dan bisa kita akses.    "Pasti ada jalan lain." Sam menyergah. "Kita- oh, entahlah, aku tak tahu. Kita cari dan tanyai si 'Sosok Ber'- Ketua Dewan itu. Kita paksa dia buka mulut, kalau perlu."    Ak melihatnya seperti semacam orang gila. Sangat tak mungkin, Sam. Bagaimana kau bisa menemukan dia? D...

Bab 6

  Sam?   Suara seseorang terdengar. Barangkali hanya bayangannya saja. Sam menoleh.   Ak, dalam tubuh aslinya, melayang di sana. Lensa birunya berkilau, balas menatapnya. Kelegaan yang tak pernah dia rasakan  mengaliri dirinya saat dia memaksa kakinya untuk berdiri.     “Ak.” Sam menarik nafas panjang, sebelum melanjutkan ucapannya. “Bagaimana dua robot itu?”     Hancur. Ak menjawab, tubuhnya melayang-layang sementara dia memindai Sam dari segala penjuru. Begitu kau pergi, aku mengaktifkan ledakan bunuh diri di robotku, menghancurkan kami semua dalam proses. Seharusnya mereka tak mengganggu kita lagi.    “Baguslah.” Sam terdiam. “Jadi apa yang kita lakukan di sini? Apa yang terjad-?”     Masuk ke dalam. Ak berkata, tangan mekaniknya meraih pegangan pintu. Dengan bunyi klik pelan, pintunya membentang terbuka. Sam melangkah mengikuti Ak dari belakang, memasuki ruang kerja ayahnya.    Ruanga...

Bab 5

  Sam sangat terguncang dengan insiden itu.    Dia nyaris tak ingat bagaimana perjalanan pulangnya hari itu: ke laut, daerah pembangunan, memasuki kota, hingga kembali ke kabin. Hanya memori samar-samar tentang Ak menyeretnya melalui itu semua.   Selama hari-hari ke depan, bahkan ayahnya yang sibuk segera menyadari ada yang salah dengan Sam. Tetapi tak ada yang bisa dilakukannya, bahkan Ak tutup mulut soal kejadian itu.   Begitu hanya tinggal mereka berdua, Sam sibuk berpikir, mencoba mengira-ngira apa yang sebetulnya terjadi di fasilitas penelitian. Untuk apa tempat itu dan kenapa fasilitas kota tampaknya sama sekali tak tahu soal itu? Apa gunanya cairan ungu yang disimpan di situ dan kenapa mereka tak ada di tempat lain? Siapa si Sosok Bertudung, Vae, dan orang yang datang menyelamatkannya itu? Tapi semuanya berlalu tak terjawab. Ak mencoba meretas data-data kota demi mendapatkan informasi, tapi dia antara gagal menerobos masuk atau mendapatkan data...

Bab 4

   Sam lumayan tercabik antara pulang atau terus menjelajah.     Lorong itu segera berakhir begitu mereka bertemu sebuah pintu. Kotak kargo bertebaran di sekitarnya. Begitu mereka melangkah melewatinya, ruangan terbuka yang luar biasa besar segera menyambut mereka di depan: jembatan membentang di seluruh ruangan, berkelok dan naik-turun, dibatasi dengan rantai. Jembatan itu menghubungkan ruangan-ruangan berbentuk kubus yang tampak melayang begitu saja. Saat Sam melihat ke belakang, terlihat kalau lorong yang baru saja mereka lalui merupakan salah satu ruangan kubus itu.   Tabung cairan keunguan masih ada dimana-mana, tapi jauh lebih besar dibanding yang mereka lihat sebelumnya. Robot yang mereka lihat tadi tampak banyak berkeliaran, membawa kotak dan melakukan banyak tugas yang tak dipahami oleh Sam.   Sam penasaran untuk masuk, tapi suara Ak mencegahnya. Jangan. Lensa mereka bergerak mengarah ke atas, menunjukan robot-robot bulat seperti Ak,...